Mtv – Kepala Bidang Sarana prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji, Ahiri melalui chat whatsApp mengakui ketidak optimalan hasil pembangunan Jalan Usaha Tani (JUTA) , Kondisi itu, menurutnya mungkin saja terjadi karena terbatasnya jalan yang diperlukan untuk diperbaiki.
“Ya.. Secara keseluruhan mungkin saja belum optimal dikarenakan keterbatasan jalan yang diperlukan dilerbaiki dengan pelaksanaan” Ujarnya. Senin (21/042025).
Pelaksanaan pembangunan JUT diawali dengan pembuatan kerangkan Acuan Kerja (KAK) Melalui penganggaran APBD Dana Alokasi Khusus (DAK), dengan tujuan agar program dan pelaksanaan pembangunan dimaksud berjalan sekaligus sesuai sasaran. Dalam KAK dilakukan tahapan perencanaan, pendisainan seluruh bentuk pembangunan dan tahapan pembangunan sehingga memenuhi kriteria teknis, baik.
Kualitas,kuantitas,biaya dan administrasi kegiatan sebagaimana paparan terlampir dalam KAK Perencanaan Pembangunan JUT Da 2024 Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2024.
Dan paparan diatas jelas menunjukkan ketidak competennya
Jawaban Kabid Sapras Distan Kabupaten Mesuji, Dan membuktikan pembuatan KAK hanya sebatas Formalitas Belaka.
Pada pemberitaan sebelumnya , Mtv menginformasikan prihal JUT yang dikeluhkan warga, yang mengaku tetap merasa kesulitan membawa padi mereka , saat musim panen. Sambil menunjukkan kondisi fisik JUT .
” Tidak usah mobil roda empatlah, setidaknya untuk kendaraan jenis tossa saja sudah lumayanlah. Jadi kami harap pemerintah bisa memperbaiki jalan usaha Tani ini lagi supaya ada manfaat bagi kami petani disini” Ujar Dj.
(Redaksi sulistya)


























