Tulang Bawang Barat,Mesuji tv.,Semua media entertainment telah mengulas habis dari berbagai sisi “ skandal “ Ridwan Kamil alias RK dengan seorang wanita muda bernama Lisa Mariana hingga disinyalir telah memiliki anak.
Jika berbicara perselingkuhan sudah merupakan bagian sejarah kehidupan manusia itu sendiri. Sejak zaman jahiliyah hingga modern pasti ada.
Perselingkungan jelas tidak mungkin bisa dihilangkan. Akan selalu tumbuh dan berganti dengan lakon cerita yang berbeda.
Di era seperti saat ini ditandai oleh kemajuan informasi teknologi dengan mudahnya menjangkau semua lapisan kehidupan masyarakat. Godaan “ nafsu “ perselingkuhan terbuka luas.
Pada hakekatnya perselingkuhan tidak mengenal batas strata sosial ekonomi kaya atau miskin. Mau pejabat atau rakyat jelata sekalipun. Semuanya memiliki ruang yang sama kesempatan yang sama.
Setiap orang dalam batas kesadaran “ minimal “ tentu pernah mengalami godaan untuk berselingkuh. Ada sebatas untuk “ iseng “ ada yang “ kebablasan “ dan harus menanggung semua perbuatannya.
Dekade tahun 90 an misalkan sebuah penelitian sosial merilis 1 dari 3 ( pria / wanita ) yang tinggal di kota besar pernah tergoda untuk berselingkuh dari pasangannya.
Terbesar adalah mereka yang beraktivitas sama di dalam satu pekerjaan. Dalam istilah jawanya “ witing tresno jalaran soko kulino “. Semakin banyak bertemu semakin tumbuh rasa cinta.
Diera tahun 90 an skandal perselingkuhan paling menghebohkan menyita perhatian publik dunia ketika terbongkar hubungan gelap terlarang Presiden AS, Bill Clinton bersama Monica Lewinsky. Seorang gadis belia staf “ magang “ kantor kepresidenan Gedung Putih.
Pengakuan Monica Lewinsky di publik AS memiliki “ hubungan gelap “ dengan Presiden Bill Clinton awalnya dianggap sebuah “ lelucon “ untuk mencari popularitas semata.
Lambat laun isu perselingkuhan itu mendekati fakta yang sebenarnya ditandai “ gaun pakain hitam “ sebagai tanda mereka pernah melakukan hubungan terlarang.
Kongres AS pun geram dan melakukan gerakan mosi tidak percaya atas kepemimpinan Bill Clinton sebagai presiden. Gerakan “ impeachment “ atau pemakzulan sudah didepan mata.
Satu – satunya yang menyelamatkan pemakzulan oleh Kongres AS adalah pengakuan langsung dari Bill Clinton atas perselingkuhannya. Atas nama pribadi dan Presiden AS di hadapan awak media, Bill Clinton, meminta maaf kepada rakyat AS.
Disatu sisi AS adalah negara paling liberal dalam kebebasan individual. Kehidupan “ liar “ tanpa perkawinan adalah hal yang biasa. Akan tetapi tidak untuk pejabat publik apalagi seorang politisi. Masyarakat AS akan menghukumnya secara moral politik.
Bagaimana dengan pejabat publik di tanah air kita. Perselingkuhan sudah menjadi hal biasa. Jangankan meminta maaf malah sebaliknya bersembunyi dengan berbagai cerita alasan dramatik.
Kita berharap Ridwan Kamil alias RK setidaknya mengikuti dan mau belajar dari apa yang dilakukan oleh Bill Clinton. Meminta maaf dan mengakui perselingkuhan. Pejabat publik harus berani mengakui kesalahannya terlepas saat ini RK tidak lagi sebagai pejabat publik. Tapi dia tetap publik figur.
Selain itu gaya penampilan RK yang kalem, cool, romantis, religius, agamis, setidaknya mempertegas di hadapan publik bahwa tipologi karakteristik seperti itu tanpa kita sadari diselimuti fatamorgana. Pencitraan seperti itu mudah sekali untuk kepentingan politik pragmatisme. Publik mudah tertipu dan mudah percaya.( Penulis Ketua K3PP – Tubaba Abas ).,( nanang ali )


























